Sunday, December 16, 2018

Recursive

Recursive

Recursive Function

Fungsi rekursif mempunyai dua komponen yaitu:

  • Base Case
  • Mengembalikan nilai (konstan) tanpa memanggil fungsi rekursif selanjutnya
  • Reduction Step
  • Reduction Step berarti pengurangan langkah agar menuju ke base casenya sehingga fungsi berhenti
    Contoh: (Fungsi Factorial)

    Base Case : n = 0
    Reduction Step : f(n) = n * f(n-1)
Contoh dari fungsi rekursif adalah sebagai berikut:
Kekurangan penggunaan fungsi rekursif adalah sebagai berikut:
  • Pemakaian memory lebih banyak
  • Butuh waktu lebih lama, harus melintasi semua panggilan rekursif

Function

Function

Fungsi terbagi menjadi 2 macam

  1. Build-in Function
  2. Build-in Function ini berarti fungsi-fungsi yang sudah ada dalam library C itu sendiri.

    Untuk contohnya adalah sebagai berikut:

    • strcpy() pada string.h
    • printf() pada stdio.h
    • tolower() pada ctype.h
    • Dan masih banyak lagi fungsi lainnya.

  3. User-Defined Function
  4. User-Defined Function adalah fungsi-fungsi yang kita buat sendiri dengan bantuan library-library yang telah ada dalam bahasa C.

    Sebagai contoh:

    Gambar di atas ini merupakan contoh dari penggunaan fungsi yang mudah. Sekilas penggunaan fungsi membuat kita menjadi ribet bukan? Memang pada kasus seperti ini terlihat lebih ribet dibandingkan langsung koding biasa di dalam int main. Namun, untuk hal kodingan yang membutuhkan fungsi yang banyak, kita perlu menggunakan fungsi agar tidak bingung. Jadi kita cukup memanggil saja fungsi yang telah kita dibuat.

    Berikut adalah struktur dari pembuatan User-Defined Function

    return value type function name( parameter-list )
    {

    statements;

    }

    Return value type:
    tipe data bisa int ataupun void(tidak memerlukan return), apabila tidak diisi maka tipe datanya akan int.
    Parameter-list: value yang dikirim dari user

    Contoh penggunaan parameternya adalah sebagai berikut:

Tuesday, October 23, 2018

Array and Pointer

Pointer dan Array

Pointer

Pointer adalah variabel yang menyimpan alamat variabel lain. Syntax : *ptr_name; Dua operator yang paling sering digunakan dalam pointer adalah sebagai berikut:

  1. * (content of)
  2. & (address of)
Contohnya: Inisialisasi pointer bilangan bulat ke dalam variabel data
int i, *ptr;
ptr = &i;
Untuk menetapkan nilai baru ke variabel yang ditunjuk oleh pointer adalah sebagai berikut: *ptr = 5; /* means i=5 */ Berikut adalah contoh konsep dari pointer:











ARRAY

Data disimpan dalam struktur tertentu untuk diakses sebagai grup atau individual. Beberapa variabel yang disimpan menggunakan nama yang sama dibedakan oleh indeks mereka. Ciri-ciri array adalah sebagai berikut:
  • Homogen
  • Semua elemen memiliki tipe data yang sama
  • Access yang Acak
  • Setiap elemen dapat dijangkau secara individual, tidak harus berurutan
Syntax Array adalah sebagai berikut:
type array_value [value_dim];
Contohnya adalah sebagai berikut:
int A[10];

Berikut ilustrasi dari array 1D:

Saturday, October 20, 2018

Repetition

Repetition dalam Bahasa C

Halo semuanya perkenalkan nama saya Victor, di halaman ini saya akan memberikan penjelasan tentang apa itu repetition yang ada pada bahasa C. Repetition atau perulangan berarti satu atau lebih intruksi yang berulang dalam suatu waktu. Repetition itu ada 3 yaitu for, while, do-while. Di halaman ini saya akan menjelaskan satu persatu tentang ketiga perulangan tersebut. Sebenarnya semua perulangan bisa dipakai di case apapun, namun orang-orang lebih banyak menggunakan for dibandingkan dengan yang lainnya. Berikut penjelasan tentang ketiga repetition / perulangan di atas:

  1. FOR
  2. Di dalam for ini ada 3 kondisi yang dijelaskan seperti gambar di atas. Ketiga kondisi tersebut adalah:

    • Initialization
    • Initialization atau inisialisasi nilai yaitu sebagai nilai awal dari perulangannya.
    • Conditional
    • Conditional atau kondisi yaitu kondisi kapan perulangan tersebut akan berhenti.
    • Increment
    • Increment yaitu menambahkan nilai awalnya ataupun mengurangi nilai awalnya.
    Untuk deklarasi integer boleh di dalam for apabila kita menggunakan compiler yang berbasic C++. Berikut adalah contoh dari penggunaan for untuk mencetak nomor 1 sampai 10.

  3. WHILE
  4. Untuk penggunaan while adalah sebagai berikut:
    Seperti gambar di atas, exp / expression dapat berupa boolean expression yaitu nilai yang bernilai benar atau salah. Contoh exp di atas dapat kita isi dengan while(x == 1) artinya ketika x sama dengan 1 maka statement di dalamnya akan dijalankan terus-menerus sampai x nya tidak sama dengan satu. Apabila x nya tetap 1 maka akan terjadi loop forever atau infinite loop. Contoh penggunaan while adalah sebagai berikut:

  5. DO-WHILE
  6. Untuk penggunaan DO-WHILE dan contoh penggunaanya adalah sebagai berikut:

Sekian sedikit penjelasan tentang perulangan yang ada pada bahasa C. Semonga bermanfaat.